Breaking

Thursday, September 27, 2012

Mati...Bersediakah Kita?

Assalamualaikum,

Hari ini agak tidak 'menyihatkan' bagi akak sekeluarga..anak2 selsema dan batuk, akak pun sama sampai suara lembut dah jadi suara 'macho'..tido pun mulut ternganga sebab hidung tersumbat *tabiat bila idung tersumbat*. Bila bukak facebook terima pulak berita sedih pemergian seorang rakan sekolah dulu akibat demam panas.

So, malam ni akak nak cakap pasal mati. Korang mesti tertanya, naper ckp pasal ni? Malam Jumaat plak tu?Hellooooo..kita tak selamanya hidup sayanggggg, blog akak ni bukan setakat untuk berkongsi momen2 gembira dalam hidup tapi juga sebagai medium untuk kita saling ingat-mengingati tentang perkara2 yang baik dan yang boleh dijadikan pengajaran. 

Ape itu mati? Dah tentu sume orang tahu ape itu mati kan. Kematian pasti akan datang bila sampai waktunya tanpa mengenal status, umur, kasta dan agama. Pernah tak korang memikirkan tentang mati dan tetiba hati korang rasa sayu dan hiba sehingga mengalirkan air mata membayangkan keadaan yg bagaimana nyawa kita akan ditarik malaikat Izrail? Membayangkan diri kita yang penuh dosa dan belum sempat untuk memohon ampun kepadaNya?Kalu belum buat, cuba buat sekarang dan bayangkan...korang pasti akan mengalirkan air mata.

Dalam al-Quran juga ader menjelaskan perihal tentang kematian.

"Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."
                                                                     (Surah Ali Imron: ayat 185)


Sebagai orang2 Islam yang beriman, maka wajib kita percaya bahawa kita akan menempuh saat kematian itu bila waktunya telah tiba. Tiada sesiapa pun yang boleh menangguhkan kematian, dalam hal ini al-Quran turut menjelaskan,

Katakanlah : "Aku tidak bisa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah." Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun tidak (pula) mendahulukan(nya).
                                                                            (Surah Yunus : ayat 49) 

Maka, disebalik dalil2 dalam al-Quran dan kita mengetahui tentang kebenaran kematian itu adakah kita telah bersedia sepenuhnya untuk menempuhinya? Adakah kita akan mati dengan membawa bersama dosa2 atau amal soleh yang kita lakukan di dunia? Itulah yang selalu akak tanya pada diri sendiri dan saat itu akak tak dapat menahan air mata ini. Diharap entri ini dapat menjadi muhasabah diri buat korang dan untuk akak jugak supaya kita tidak mudah leka dan terpedaya dengan keseronokan dunia yang hanya menyesatkan. Mengingati mati akan menjadikan ibadah kita lebih berkualiti dan konsisten maka, digalakkan kita untuk sentiasa mengingati kematian. 

P/S: al-fatihah buat yang telah kembali kepadaNya...

No comments:

Post a Comment

Disclaimer

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at wanimira737@gmail.com.


All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.hanimhashim.com does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.hanimhashim.com), is strictly at your own risk. www.hanimhashim.com will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.