Breaking

Friday, April 30, 2021

Ramadan tanpa abah

 

Assalamualaikum warrahmatullah ...

Separuh Ramadan telah berlalu. Syukur alhamdulillah masih diberikan rezeki dan nikmat merasai keberkatan bulan Ramadan yang mulia.


Sudah terlalu lama aku tidak menulis disini. Sebenarnya, terlalu banyak untukku luahkan. Tapi semua itu masihku pendam dalam sanubari. Insan tempat aku mengadu telah tiada. Insan tempat aku bercerita telah pergi selama-lamanya. Kerinduan takkan pernah berakhir, tapi demi mak aku kena kuatkan hati ini.


Ya Allah...dikala 'peperangan' wabak yang masih belum bertemu penghujungnya, amat sukar untuk merentas negeri pulang berjumpa dengan mak. Semoga 'peperangan' ini cepat berakhir dan kehidupan kembali seperti sediakala. Kasihan mak ... 


Abah ...

Ramadan kali ini sunyi tanpa abah disisi.

Tiap kali memandang gambar abah, hati ini sebak.

Airmata menjadi terlalu murah kerana rindukan abah.

Hanya doa dan sedekah niat untuk abah dapat anim kirimkan sebagai hadiah.

Semoga pahala amal ibadat dan jariah kami mengiringi abah di alam sana.


Anim rindu abah ...





No comments:

Post a comment

Disclaimer

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at wanimira737@gmail.com.


All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.hanimhashim.com does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.hanimhashim.com), is strictly at your own risk. www.hanimhashim.com will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.